Thursday, March 4, 2010

Siapkah Jika Bangkrut

Postingan lama saya di milis IYE...di copy paste lagi kesini :

9 November 2009

Selamat Pagi,
Salam semangat....

Semalam, suami saya sharing kondisi bisnisnya, dimana ada beberapa container "dagangannya" rusak karena kapal yang membawanya karam akibat badai di Philipina beberapa waktu lalu. Dan beberapa hari lagi akan tiba saatnya perusahaan harus membayar supplier sedangkan dana yang ada saat ini tidak mencukupi.

Lalu terucap pertanyaannya " Siap ngga kalo kita bangkrut?"
Maksud bangkrut disini adalah kami terpaksa harus menjual rumah, kendaraan, dan menjual aset-aset perusahaan untuk membayari hutang-hutang.
Untuk menenangkan suami, saya menjawab dengan (sok) tegar " Dulu kita ngga punya apa-apa, dari pada malu ngga bisa bayar hutang, lakukan yang terbaik menurut Ayah." Padahal didalam hati sedih sekali

Ketika kemudian suami saya pulas tertidur.Saya langsung beraksi, menyalakan laptopnya,(maaf ya Yah, abis penasaran banget ) membaca semua laporan keuangan (terima kasih untuk Mbah Google, saya bisa tanya istilah-istilah yang ngga saya 'ngerti ), lalu mulai "berhitung".
Dari hasil perhitungan "kasar" saya, jumlah nominal dana "cash" memang tidak mencukupi untuk membayar hutang-hutang, duh...ikutan pusing juga saya.

Eh 'ndilalah, saya lihat di YM, ada seorang teman saya yang kebetulan kacab sebuah bank masih online ( mungkin dia seperti Saykozi yang online terus ), maka saya"paksa" rekan tsb chatting dengan saya.
Saya ceritakan problem kami yang butuh dana segar, lalu mulailah terbentang jalan keluarnya ,dengan mengagunkan aset-aset perusahaan (bangunan kantor, kendaraan, mesin-mesin) dan refunding beberapa kredit yang setengah jalan.

Jujur saja, suami saya selama ini rada "alergi" berhutang dengan bank (kecuali kredit kendaraan). Alasannya ribet. Dalam menjalankan proyek-proyek yang besar, suami saya lebih senang bekerja sama dengan rekan- rekannya dan sharing profit.

Namun, pertanyaan suami semalam masih membayang, "Siapkah kami jika sewaktu-waktu bangkrut, terpaksa harus menjual rumah, mobil, memulai usaha dari bawah alias kembali ke titik Nol?"

Karena kali ini saya yang menanyakan kepada diri saya sendiri saya harus jujur menjawab. Dan jawaban jujur saya adalah " TIDAK!!!"
Saya kadung seneng dengan fasilitas naik mobil adem dan disopiri kemana-mana. Punya rumah nyaman buat pulang. Mampu mensekolahkan anak disekolah yang jauh lebih baik daripada sekolah saya dulu, jika sewaktu-waktu anak├ó€™ batuk-pilek saya sanggup membawa berobat kedokter, dan punya uang didompet buat jajan bakso kapan saja saya kepingin.

Namun, jika "peristiwa" bangkrut itu harus terjadi juga, bagaimana dong ? Yahh...namanya juga manusia yang cuma dititipi SANG MAHA PEMBERI, suka ngga suka, mau ngga mau, yah harus tawakal. Tapi mulai detik ini saya KUDU HARUS ambil ancang ancang.Bersiap-siap.

Caranya :
1. Asuransi : Ambil sebanyak mungkin asuransi. Asuransi rumah, mobil, kesehatan, pendidikan, pensiun, dsb, dll --------> (done)
2. Tabungan : Mohon maaf , saya kurang "percaya" dengan nilai uang kartal. Saya lebih suka jika saya menabung emas. ---------> -wah masih sangat sedikit nih , soalnya saya masih kebanyakan "jajan"nya.
3. Membeli aset : Tanah, rumah, apartemen, ruko : Sambil dikontrakan bisa diagunkan jika sewaktu-waltu butuh uang.---------> baru punya sesuai yang dibutuhkan, belum sampai ada yang dikontrakkan ..:D
4. Kata pepatah lama "Jangan menaruh semua telur pada keranjang yang sama". Karena kalo keranjang tersebut jatuh, bisa jadi, semua telur pecah. Alias harus punya bisnis lain. --------------> Sedang dilakukan dengan mulai menjalankan 2 toko distro dan sebuah warung makan.
5. Jalin Networking : Jangan lupakan teman lama, cari teman baru. Jaga silaturrahmi meskipun saat ini kita sedang tidak butuh bantuan.
6.Jangan malu bertanya dan terus belajar
7 Sedekah dan Zakat ---- Ini penting

Nah, demikian sedikit curhat pagi saya. Dengan curhat ini saya lebih "plong". Dan sekarang saya mau siap-siap ke Bank untuk aplikasi kredit.

Selamat Pagi.....

Oya, btw, Siapkah jika anda bangkrut???

0 komentar:

Post a Comment

 
;