Ber'safar' di bulan Ramadhan, Tetap Puasa atau Tidak Yah?

by - Friday, August 03, 2012

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh,

Seorang yang sedang melakukan safar (perjalanan) diizinkan utk tidak berpuasa pada hari tsb, berdasarkan firman Allah ta’ala :,
وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ
Yang artinya : “Dan barang siapa yang sakit atau dlm perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu pada hari-hari yang lain.” (Qs. Al-Baqarah: 185)


Namun, utk menimbang mana yang lebih afdhal, apakah berbuka atau tetap berpuasa, maka dapat dilihat kepada alasan, yaitu: Apabila perjalanan tersebut membuatnya lemah dlm menjalankan puasa dan menghalangi dirinya utk berbuat kebaikan, maka ketika itu tidak berpuasa adalah lebih baik baginya. Berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melihat sekelompok orang yang sedang melakukan perjalanan, berdesakan & seseorang sedang diteduhi karena dia sedang berpuasa,
لَيْسَ مِنْ الْبِرِّ الصَّوْمُ فِي السَّفَرِ
“Bukan termasuk kebaikan (baginya), berpuasa dlm perjalanan.” [Hadits shahih. Riwayat Bukhari dlm Shahih-nya (no. 1946) & Muslim dlm Shahih-nya (no. 1115), dari Jabir radhiyallahu 'anhu]

You May Also Like

0 komentar