Hatta Rajasa Mendidik Anak Menjadi Pengecut

by - Saturday, March 30, 2013

Posting di Kompasiana 5 Feb 2013

Siang ini saya menonton sebuah acara berita di salah satu stasiun TV yang menayangkan berita yang intinya : “Rasyid Rajasa hanya dikenai wajib lapor dan terpaksa harus menjalani pengobatan ke luar negeri “.
Sebegitu parahkah sakit kejiwaan Rasyid Rajasa sehingga seluruh dokter kejiwaan di Indonesia tidak ada yang sanggup mengobatinya???

Kita flashback sebentar ke kejadian beberapa waktu lalu ketika Syaiful Jamil mengalami kecelakaan tunggal sehingga istrinya meninggal dan ia dinyatakan sebagai tersangka lalu dijatuhi hukuman kurungan 5 bulan dan 10 bulan masa percobaan.

Begitupun Ninik Setyowati,  mengalami kecelakaan pada Agustus lalu dan kini menjadi lumpuh karena kakinya terlindas truk yang menyerempet sepeda motor yang ia kendarai. Sedangkan anaknya yg ia bonceng meninggal seketika ditempat kejadian. 3 Bulan kemudian ia dinyatakan BERSALAH dan menjadi TERSANGKA dengan pasal kelalaian yang menyebabkan seseorang meninggal.
Lalu ada Kasus Afriyani dan Novi Amalia (meskipun tanpa korban jiwa) yang langsung masuk tahanan selama proses penyidikan dan penyelidikan.

Untuk kasus Rasyid Rajasa ini sejak awal masyarakat sudah melihat adanya perlakuan yang beda. Dihari-hari pertama kecelakaan bahkan wartawanpun susah mencari informasi identitas pelaku penabrak,lalu Rasyid “menghilang” dalam perawatan Super VVIP sebuah Rumah Sakit. Rasyid tidak langsung ditahan dengan alasan mengalami trauma psikis dan Post Traumatic Stress Disorder. Padahal penyakit tersebut bisa menjangkiti siapa saja yang pernah mengalami kejadian traumatik, termasuk juga Afriyani dan Novi terlebih Ibu Ninik.

Tetapi mengapa hanya Rasyid yang bisa  bebas melenggang “berobat keluar negeri”?
Dengan banyaknya kasus heboh belakangan ini,apakah Bapak Hatta Rajasa sebagai orang tua Rasyid -dengan kekuasaan dan pengaruh yang dimilikinya - berharap suatu saat masyarakat Indonesia melupakan kasus ini
Lalu anak bungsu kesayangannya bisa tetap terbebaskan dari tanggung jawab hukum?
Sadarkah Bapak Hatta Rajasa yang terhormat, anda sedang mendidik ANAK LELAKI anda menjadi seorang pengecut?

You May Also Like

0 komentar