Monday, April 8, 2013

Memulai Bisnis Dari Nol (Bagian 1)

Banyak orang gamang ketika akan memulai bisnis. “Saya tidak terbiasa jualan, bagaimana mungkin saya bisa berbisnis?” Atau “Ingin sih punya bisnis, tapi saya ngga punya modal.” Dan banyak hal lain yang membuat seseorang selalu maju-mundur ketika akan memulai berbisnis.
Sesungguhnya, sebagai seorang  pemilik bisnis anda tidak perlu memiliki semua keahlian yang berhubungan dengan dunia bisnis. Anda bisa membeli keahlian yang anda butuhkan. Jika penjualan anda terus berkembang , anda bisa merekrut tenaga keuangan yang cakap sebagai karyawan anda. Begitupun untuk keahlian lainnya.  Ahli penjualan,  ahli strategi pemasaran,  desainer dan sebagainya.. Mereka bisa  menjadi karyawan anda.
Keahlian yang tidak bisa dibeli adalah keahlian menjaga semangat  dan visi yang kuat untuk memulai dan menjaga kelangsungan usaha. Anda sendirilah yang harus memupuk mentalitas wirausaha. 
Tidak bisa diwakilkan.

1.   Memulai Bisnis Kecil

Ketika  anda membaca kalimat bisnis kecil maka yang ada dalam bayangan anda adalah usaha kaki lima, warung  mie ayam, rombong ketoprak atau usaha warungan di teras rumah. Jenis bisnis  tersebut adalah usaha yang berkembang disetiap sudut perkotaan.
Pelaku usaha yang disebutkan diatas adalah mereka yang memiliki mental luar biasa. Karena tidak jarang mereka berdagang hingga larut malam, bahkan banyak yang telah melakoni usaha tersebut selama puluhan tahun.

Lebih dari separuh pemilik usaha mengatakan mereka memulai bisnis karena kepepet.  Kepepet karena harus memiliki penghasilan untuk menyambung hidup. Kepepet karena sudah kadung keluar dari pekerjaan sementara pekerjaan baru belum didapat. Kepepet karena tidak mau menjadi bawahan. Dan berbagai alasan kepepet lainnya.
Orang-orang kepepet ini adalah orang yang terdesak. Tidak ada pilihan lain kecuali harus maju dengan satu-satunya pilihan yang tersedia. 

Seringkali orang-orang yang memiliki banyak pilihan justru menjadikan bisnis sebagai bukan pilihannya. Karena ia akan banyak menimbang-nimbang berbagai sisi.
“Kalau saya memilih berbisnis, bagaimana kalau nanti merugi?”
“Bagaimana kalau ternyata barang jualanku tidak laku?”
Dan sejuta bagaimana lainnya.

Kapan saat tepat memulai bisnis? Jawabannya hanya satu : SEGERA!
“Lalu, bagaimana kalau bisnis tersebut gagal?”.
Dimulai saja belum, koq sudah tanya gagal. Tidak ada  manusia yang tahu masa depan dengan pasti. Bisnis anda mungkin saja  nanti akan gagal. Tidak sekali bahkan berkali kali. Untuk itulah saya tulis diawal, anda perlu terus menerus memupuk mental wirausaha.





0 komentar:

Post a Comment

 
;