Thursday, April 25, 2013

My Customers are My Best Promotors (Bag.1)


(Bagian 1)

Tahukah anda berapa harga produksi sebuah ponsel Samsung Galaxy S4 yang akan di luncurkan pada akhir April 2013 nanti? Berdasarkan kutipan dari IHS iSupply, Galaxy S4 kemungkinan hanya menghabiskan biaya produksi sekitar 244 US Dollar atau sekitar 2.3 juta rupiah. Namun diperkirakan produk tersebut akan dijual pada kisaran harga 7 juta rupiah. Harga jual yang 3 kali lipat dari harga produksi ponsel tersebut mengandung biaya iklan sebagai faktor biaya terbesar. 

Bagaimana dengan UKM yang tidak memiliki cadangan dana untuk mendukung kampanye produknya? Untuk itu dibutuhkan strategi lain dalam menyebarkan informasi produk atau jasa yang  anda jual.  

Seorang pebisnis yang mempunyai keterampilan mengemas informasi produk (atau jasa) yang dijualnya sesungguhnya dapat menjadikan  pelanggannya sebagai “staf penjualan dan pemasaran”. Para pengusaha dapat memanfaatkan pelanggannya sebagai sumber informasi bukan hanya tentang review produk atau tren produk terbaru di komunitas mereka saja. Bahkan jika anda pandai memancing , anda bisa memperoleh informasi tentang kompetitor dari mereka. Pelanggan yang puas dengan produk (atau jasa) anda bisa menciptakan keterkenalan melalui getok tular . Yang berujung pada meningkatnya penjualan anda. Hebatnya penyebaran informasi dengan cara ini bisa anda peroleh tanpa biaya, lebih-lebih biaya yang besar seperti halnya anda memasang iklan di berbagai media. 

Sekarang bukan lagi era MEDIA sosial tetapi  media SOSIAL . Penyampaian informasi secara getok tular dilakukan secara online melalui media Facebook, Twitter, Linkedin, BBM, dan lain-lain. Saat pelanggan anda menuliskan pujian atas produk (atau jasa) anda, cukup dengan satu klik ribuan orang yang terhubung dengan pelanggan tersebut akan terjangkau, dan membaca informasi yang disampaikan. Sehingga jika anda bisa menguasai metode ini maka  anda bisa memperoleh hasil yang luar biasa.  
Ada 4 hal yang harus anda miliki agar pelanggan mau melakukan getok tular atas produk anda.
1.      Harus Menarik
Apakah anda akan merekomendasikan kepada teman anda sebuah produk yang biasa-biasa saja, yang tidak meninggalkan kesan buat anda? Saya yakin anda langsung melupakan merek produk tersebut begitu kemasannya dibuang ke tempat sampah.  
2.      Buatlah Sederhana.
Merek , slogan atau apapun yang  anda ingin sebarkan sebagai icon produk anda sebaiknya dibuat dalam kata-kata atau gambar sederhana dan mudah diingat. Sebagai contoh logo produk anda bergambar  seorang lelaki yang sedang menarik sapi, berdiri dibawah pohon beringin lalu disamping kiri berhias padi-kapas dan bintang 6 buah. Atau slogan produk jamu anda : “Jamu X membuat anda selalu sehat sentosa lahir batin sejahtera”. Kasihan pelanggan anda karena ia harus mengeluarkan energi besar untuk mengingat produk anda.
Slogan sebuah produk sebaiknya tidak lebih dari 3 buah kata. Begitupun gambar logo sebaiknya    tidak lebih dari 3 unsur.
3.      Buatlah Pelanggan Bahagia.
Pelanggan yang mencintai produk anda akan dengan suka rela mempromosikannya terhadap kerabat dan teman mereka. Cara membuat mereka mencintai tidak ada jalan lain adalah dengan membahagiakannya.Didiklah staf  frontliner  anda berlaku santun dan cekatan, diskon khusus bagi pelanggan atau memberikan gimmick kecil sebagai bentuk perhatian adalah cara-cara yang bisa anda lakukan untuk membahagiakan pelanggan. 
4.      Dapatkan kepercayaan dan rasa  hormat dari pelangganTidak ada yang akan mempertaruhkan reputasi sendiri dengan merekomendasikan sebuah produk yang meragukan. Namun, bila perusahaan anda sebagai pemilik produk diketahui selalu memperlakukan pelanggan, mitra dan karyawan dengan baik, para pembeli tidak akan keberatan menjadi pelanggan setia anda  .

Bersambung......

0 komentar:

Post a Comment

 
;