Monday, April 1, 2013

Strategi Tepat di Pasar Retail


Menurut Anskarina Christin, GM Marketing METRO Departemen Store, menghadapi pasar bisnis yang semakin kompetitif, perusahaan retail tentunya akan melakukan seleksi ketat untuk produk mereka. Begitu pula dengan METRO, produk yang bergabung dengan mereka tentunya produk yang dapat menjawab kebutuhan para pelanggan. 

METRO menerima sample produk dari vendor yang akan dilihat kelebihan dan keunggulannya. Apabila dinilai cocok dengan segmen dan bisnis, maka produk tersebut akan diproses untuk dilanjutkan ke tahap trial–temporary brand untuk diuji pada market. Meski dinilai sesuai, namun tak berarti vendor bisa langsung bergabung sebagai permanent brand counter. Masih ada hal lain yang dipertimbangkan, seperti komitmen vendor, kesepakatan dalam hal pembayaran, serta kemampuan untuk memiliki strategi pemasaran untuk membantu mempromosikan produk dari brand mereka. 

Kompetisi dalam industri ritel sangatlah ketat. Agar dapat masuk dan bertahan, Anskarina menyebutkan tentang empat hal yang harus dimiliki oleh seorang produsen, yaitu:

1. Selalu menghasilkan produk berkualitas yang sesuai dengan harga yang ditawarkan sehingga konsumen merasakan barang tersebut value for money.
2. Kapasitas produksi yang baik sehingga barang mampu tersedia secara kontinyu.
3. Konsep produk dengan ciri khas tersendiri yang menjadi kelebihan dan membedakannya dengan kompetitor. Sehingga, akan membentuk persepsi pelanggan terhadap produk tersebut.
4. Produsen dituntut untuk selalu inovatif, kreatif & newness, menciptakan sesuatu yang baru mengikuti kebutuhan pasar dan menjadi tren terkini. Dalam industri ritel, semakin sering ada koleksi terbaru, maka akan semakin baik karena industri ini identik dengan impulse buying. Setidaknya setiap 3 bulan sekali koleksi terbaru haruslah tersedia. 

Kiat Sukses Retail!

“Memiliki variasi produk itu penting agar konsumen yang datang ke tempat kita tak hanya tertarik pada satu benda. Selera pasar yang selalu berubah harus disikapi dengan membuat inovasi produk serta penawaran produk baru secara berkala, misalnya tiap sebulan sekali.”  
Dinar Esfandiari Santoso, pemilik Simply Idea

“Mulailah mempelajari sistem administrasi yang ada. Umumnya, tiap retailer memiliki sistem yang berbeda-beda. Jangan mudah tergoda oleh tawaran yang besar. Penting untuk memperhatikan kontrak perjanjian  agar kerja sama  berlangsung lancar. Menjalin komunikasi yang baik akan membawa kita pada penyelesaian masalah yang win-win solution.
Ni Ketut Arysanti, pemilik Canggu Kids

“Menjaga hubungan baik dengan retailer dan para konsumen. Salah satu caranya dengan mendukung kegiatan sale. Lewat sale, kita bisa memanjakan konsumen dan membuat mereka mengenal produk kita. Sedangkan  untuk retailer, kita mendukung program mereka.”  
Dwi Arlina Avriliawati, pemilik Daradara

0 komentar:

Post a Comment

 
;