Wednesday, May 8, 2013

Life is Beautiful


Saya mereferensikan film ini karena film ini menceritakan tentang kasih sayang yang demikian besar dari seorang ayah terhadap anaknya. Ayah yang cerdas ini tidak ingin penderitaan yang dialami dalam hidup menyebabkan sang anak mengalami trauma secara mental maupun fisik. Dan, saat menonton film ini, saya masih bisa tersenyum diantara linangan airmata.
---- 

Life Is Beautiful (bahasa Italia: La vita รจ bella) adalah sebuah film Italia yang dirilis pada tahun 1997, Di kisahkan, pada tahun 1939, di Italia,  seorang pemilik toko buku berkebangsaan Yahudi  Guido Orefice (diperankan oleh Roberto Benigni, yang juga menyutradari dan menulis cerita) jatuh cinta pada seorang guru bernama Dora ( diperankan oleh istri beneran  Begnini, Nicoletta Braschi) , yang telah bertunangan dengan seorang PNS. Guido merancang pertemuan-pertemuan mereka berikutnya seolah-olah adalah pertemuan yang tidak disengaja. Dora pun merasa tertarik dan jatuh cinta kepada Guido. Dengan mengendarai seekor kuda, Guido menculik Dora pada hari pesta pertunangannya.  Kemudian mereka menikah dan memiliki anak, Giosue (Giorgio Cantarini).
Hingga suatu saat, situasi politik di Italia berubah. Pada Perang Dunia II gelombang Fasis meningkat akibat kebencian Hitler terhadap keturunan Yahudi . Maka Guido, dan anaknya Giosue , serta pamannya Elisio pun ditangkap. Mereka dipaksa masuk ke dalam kereta dan dibawa ke sebuah kamp konsentrasi. Sekalipun Dora bukanlah seorang Yahudi, namun ia memaksa ikut masuk ke dalam kereta bergabung dengan keluarganya.  Ternyata di dalam kamp, tahanan lelaki dan perempuan di pisah, sehingga Dora terpisah dari keluarganya. Tak lama berada di dalam kamp, paman Elisio di eksekusi dalam sebuah kamar gas beserta ratusan tahanan lainnya. Menghadapi kondisi kamp yang demikian mengerikan Guido bertekat melindungi anaknya , bukan hanya jiwa tetapi juga mentalnya.
Di dalam kamp Guido menyembunyikan kondisi mereka sesungguhnya dari anaknya .  Guido mengatakan kepada anaknya bahwa mereka sedang berada dalam sebuah permainan. Giosue harus melaksanakan tugas-tugas yang di berikan  agar ia mendapatkan poin. Tim yang pertama memperoleh 1000 poin akan memenangkan sebuah tank.  Guido mengatakan,  jika Giusue menangis atau mengeluh ingin bertemu ibunya, atau mengatakan bahwa ia lapar, maka ia akan kehilangan poin. Sementara jika ia bisa bersembunyi dari penjaga kamp akan mendapat poin tambahan.
Guido  melakukan permainan ini agar anaknya tidak merasa takut selama berada di kamp konsentrasi.  Ia mengatakan kepada anaknya : para penjaga berlaku kejam hanya karena mereka juga  menginginkan tank-tank tersebut.; dan anak-anak kecil yang menghilang satu demi satu (karena dibunuh para penjaga) sedang bersembunyi karena mereka ingin mendapatkan tambahan poin lebih banyak dari Giosue karena  mereka juga ingin memenangkan permainan tersebut.  Ia menolak permintaan Giosue untuk mengakhiri permainan karena Giosue ingin pulang, dengan mengatakan bahwa mereka telah memimpin perolehan angka tertinggi dan sebentar lagi permainan akan mereka menangkan. Meskipun mereka didera penderitaan dan penyakit serta kematian di sekitar mereka, Giosue sangat meyakini cerita yang disampaikan oleh ayahnya.
Guido  terus menerus tanpa lelah mengajak anaknya memainkan permainan mereka hingga suatu saat kedatangan pasukan Amerika  ke  kamp konsentrasi tersebut menyebabkan terjadinya baku tembak. Dalam kondisi chaos tersebut  Guido memerintahkan anaknya bersembunyi di dalam sebuah kotak kayu sampai semua orang pergi agar ia akan menjadi pemenang dan memperoleh tank sebagai hadiahnya. Lalu Guido pefrgi mencari Dora, tetapi sayangnya ia tertangkap karena dianggap akan melarikan diri, dan kemudia dieksekusi.
Keesokan harinya, tentara Amerika berhasil menguasai kamp tersebut, Giosuepun keluar dari persembunyiannya.  Ia berpikir ia memenangkan permainan tersebut , maka dinaikinya sebuh tank. Dari atas tank ia melihat ibunya, Dora., diantara kerumunan para tahanan yang akan dipulangkan.
Life is Beautiful setelah dirilis pada 23 oktober 1998, menjadi film yang sukses secara komersial dengan memperoleh pendapatan kotor $57..24 juta di Amerika Utara  dan $171.60 juta untuk pemutaran film tersebut di seluruh dunia.  Dalam Film ini  Begnini  menang sebagai Best Actor pada Academy Award ke 71, Film ini juga mendapat piala  Best Original Dramatic Score dan the Best Foreign Language Film.

0 komentar:

Post a Comment

 
;