Jakarta dan Perempuan Pedagang Asongan

by - Monday, March 10, 2014

Jakarta adalah kota Kosmopolitan yang sangat dinamis dan tidak pernah tidur. Denyut nadi perekonomian Jakarta terus berdetak 24 jam sehari, 7 hari seminggu dan 365 hari pertahun. Manusia-manusia Jakarta terus bergerak tanpa mengenal waktu. Pagi, siang, sore bahkan hingga tengah malam.

Jakarta terus memberikan peluang bagi warganya yang mau berjuang. Foto-foto dibawah ini adalah potret gambaran beberapa perempuan tangguh yang berjuang di tengah kerasnya Jakarta. Mereka perempuan perkasa yang tidak peduli gelap dan dinginnya malam, serta terik dan debu nya Jakarta. Bahkan mereka dengan gagah berani menjelajah wilayah-wilayah yang sering disebut "area lelaki" seperti Pelabuhan peti kemas, proyek-proyek pembangunan atau beraktifitas di tengah malam hingga fajar.

Alasan mereka cuma satu: demi menopang ekonomi keluarga.

1. Pedagang minuman di Monas 

2. Pedagang minuman kemasan di Monas

3.Pedagang Mie Instan dan Kopi di Terminal Kp. Rambutan yang berjualan di tengah malam


4. Pedagang Kaos di Pasar Ikan Jakarta Utara


5. Pedagang Kopi dan Es di Pelabuhan Sunda Kelapa

6. Pedagang Minuman Kemasan di Sebuah FoodCourt, (Eh, kayaknya kenal deh ama Ibu Ini. *_^ )


You May Also Like

0 komentar