Thursday, December 18, 2014

Mantan Pacarmu Adalah Voldemort

Suatu siang, salah seorang supplier usaha kue kering Saya mengajak bertemu di sebuah coffe-shop. Karena seringnya kami saling mengunjungi, sehingga kemudian kami berteman baik. Diantara obrolan siang itu, temanku ini bercerita bahwa Ia sedang dalam proses perceraian dengan suaminya.
Berita ini tentu mengagetkan bagi Saya. Karena baru beberapa bulan lalu Saya masih sering bertemu dengan mereka berdua, bersama-sama. Seolah tidak terjadi masalah diantara mereka.

"Dia jatuh cinta lagi pada mantan pacarnya, Jeng" Kata temanku. "Mereka ketemu lagi di Facebook. Reunian. Dan berlanjut sampai begini keadaannya"

Memang dengan maraknya pengguna Facebook dan media sosial lainnya, orang-orang yang lama terpisah bisa bertemu kembali di dunia maya. Maka tidak heran, salah satu efek media sosial yaitu membangkitkan kembali kenangan-kenangan masa lalu, sehingga pelakunya merasa perlu bertemu kembali dalam acara reuni. 

Pertemuan kembali secara offline dengan teman lama tentu menyenangkan. Karena dalam pertemuan tersebut kita bisa bernostalgia. Namun reuni diantara dua orang yang dulu memiliki hubungan spesial, tentu patut diwaspadai. 
Bukan  sekali- dua kali Saya mendapat cerita mengenai kejadian CLBK - cinta lama bersemi kembali- yang berakibat fatal terhadap pernikahan pelakunya. 

Lalu, bagaimana, dong, jika diantara teman media sosial kita terdapat juga mantan pacar di Friend List? Apakah harus diremove? Atau ditolak saja permintaan pertemanannya?

Menurut pendapat Saya, jika  belum berteman di media sosial sebaiknya tidak usah menjalin pertemanan dengannya. Terutama jika hubungan dengan mantan pacar  adalah jenis hubungan yang 'belum selesai'. Hubungan yang masih meninggalkan ganjalan. Karena jenis hubungan masa lalu yang seperti ini yang paling berpotensi untuk menjadi CLBK.
Tapi, jika sudah terlanjur berteman, sebaiknya diunfollow saja. Supaya foto dan obrolan si Dia ngga terus menerus berkeliaran di timeline kita. (ssttt, kalau sewaktu-waktu kangen, distalking saja..Haha).

Yang terpenting, kita jujur dengan pasangan, bahwa si Dia adalah mantan pacar. Ceritakan secara singkat saja, tidak perlu berpanjang-panjang. Apalagi cerita lengkap berikut kisah pernah memadu kasih dimana saja, makanan kesukaan, lagu kenangan dan seterusnya. Saya yakin, cerita yang mirip biografi begitu, bukannya membuat pasangan mengerti bahwa mantan pacar hanya sekedar bagian masa lalu, malah mungkin  memicu pertengkaran dengan topik baru.

Cukup sekali saja  bercerita tentang mantan pacar kepada Isteri atau Suami. Selanjutnya simpan jauh-jauh nama dan bayangannya di sudut terjauh memori anda. 


Ingat baik-baik pameo : Mantan Kekasihmu adalah Voldemort alias Dia Yang Namanya Tidak Boleh Disebut (lagi)





*Voldemort adalah salah satu tokoh dalam novel dan film "Harry Potter"



-----
Mungkin tertarik mau membaca cerita fiksi



4 komentar:

sari widiarti said...

malah ada yang bilang kalau manta pacar adalah jodoh yang tertunda.. hihihi :))))

astin said...

huaaaaa...yes daach stalkingnyaaa...menyakitkan nantinya tapi..hehee

Rinny Ermiyanti Yasin said...

Mbak Sari : xixixi... kalau kata Saya mantan pacar adalahan jodoh yg batal. Alias bukan jodoh

Rinny Ermiyanti Yasin said...

Mak Astin, iya sih kalau ketahuan stalking...

Post a Comment

 
;