Monday, December 29, 2014

Terapi Kaki dan Tangan Dengan Air Es

Kemarin 28 Desember 2014, Saya melakukan sebuah terapi yang sama sekali baru buat Saya. Yaitu terapi merendam telapak kaki dan telapak tangan ke dalam air es yang dibubuhi herbal. Herbal tersebut Saya beli dari sebuah klinik bekam .
Cara melakukan teri tersebut adalah: Sebuah baskom Saya isi air kurang lebih sebanyak 5 liter, lalu ditambahkan 5 buah pecahan es batu (masing-masing es batu dibuat dari air yg ditampung dalam plastik ukuran 1 kg). Kemudian masukkan bubuk herbal ke dalam baskom tersebut.

Apa yang Saya rasakan?

Begitu telapak kaki masuk (sampai sedikit diatas mata kaki) tentu merasa kedinginan, Lalu rasa dingin dengan cepat berubah menjadi saaakiittt!!! Ujung-ujung jari seperti kesetrum. Pembuluh darah di kaki dan tangan seperti ditarik-tarik.
Rasa sakit Saya kira akibat timbulnya spasme dari otot-otot dan syaraf.

Dengan mengikhlaskan, Alhamdulillah, Saya tahan merendam telapak kaki dan telapak tangan di dalam air es ini selama 30 menit. 
Koq kuat? Bagi Emak yang pernah melahirkan, percayalah masih lebih sakit mules mau melahirkan, koq. Hehe

Fungsi terapi ini –menurut seorang pakar herbal- adalah untuk membuang racun tubuh dan menstimulasi saraf. Sehingga dapat mengurangi stress, mengoptimalkan fungsi organ, melemaskan otot-otot yang tegang, melancarkan peredaran darah, mengeluarkan toksin dari dalam tubuh dan menyeimbangkan metabolisme tubuh.

Terapi berendam di dalam air es ini juga sering dilakukan oleh anggota TIMNAS U-19 dengan tujuan untuk mencegah cedera otot bagi skuad tim tersebut. Menurut Dr. Alfan Nur Ashar, dokter tim , cara ini cukup efektif mencegah terjadinya cedera otot dan kram pada anggota TIMNAS U-19.

Saya pun yang biasanya merasakan sakit di tulang (Sakit Rematik?) saat memegang es batu, (rasa sakit ke tulang itu biasanya baru akan sembuh jika tangan direndam dalam air hangat) sampai pagi Saya menuliskan artikel ini tidak merasakan sakit seperti biasanya..

---------
Cerita Fiksi:

6 komentar:

Maydina Safitri said...

wiih gak bisa bayangin kaya apa dinginnya yah ^^ klo yg punya alergi udara dingin bakalan bentol-bentol gak yah efeknya? ehehe :D

suria riza said...

waaa aku baru tau...buat punggung gimana cara ngasih es nya ya?

Rinny Ermiyanti Yasin said...

Mak Maydina Safitri : Saya juga ada sedikit alerfi dingin. Di udara yang dingin, biasanya gatal-gatal. Tapi Alhamdulillah, ngga kambuh alerginya

Rinny Ermiyanti Yasin said...

TIMNAS U-19 masuk ke tong , Mbak, tapi cuma selama 30 detik, untuk mencegah cedera dan kram otot kaki

Tira Soekardi said...

wah, baru tahu ada terapi seperti ini

Dewi Rieka said...

ramuan herbalnya bahannya apaa ya

Post a Comment

 
;