Friday, January 23, 2015

Jangan Pelit

Ada orang yang enggan membagi makanan.
Saya pernah mendengar sebuah cerita, dua keluarga yang saling bertetangga bermusuhan hanya karena anak-anak balita mereka bertengkar. Suatu hari Tetangga A  mendapat oleh-oleh buah-buahan dari kampung halamannya dalam jumlah sangat banyak. Alih-alih membagi kepada tetangga terdekatnya, Tetangga A malah berujar “Daripada dibagi ke situ, lebih baik dibiarkan busuk aja buah-buahan ini.”

Ada orang yang enggan berbagi pakai sebuah benda.
Saya juga pernah mendapati teman anak Saya yang tidak bersedia meminjamkan pensil kepada si Kakak meski Ia memiliki pensil lebih dari satu, “Jangan, ah, nanti Kamu hilangkan.”. Padahal belum tentu juga nanti akan hilang pensil tersebut.

Dan anehnya , ada orang yang royal berbagi makanan tapi sangat “susah” mengeluarkan uang bahkan untuk sesuatu kebutuhan yang dipakainya sendiri. Contohnya, salah satu teman kerja Saya dulu hampir setiap hari membawa kudapan dari rumah, dan Ia senang menawari teman-teman yang duduk dekat cubiclenya. Tetapi untuk perjalanan dari rumahnya ke kantor, Ia selalu berusaha cari tebengan, namun sayangnya jarang mau berbagi uang pembeli bensin.

Orang-orang dengan kelakuan seperti ini sering disebut sebagai orang pelit
Menurut KBBI : pe.lit a kikir; lokek: orang -- tidak suka memberi sedekah;
Padahal Pak Ustadz guru mengaji Saya mengatakan banyak sekali manfaat bersedekah diantara menolak marabahaya. 

Dan sedekah tidak selalu dalam bentuk pemberian uang.
Bayangkan jika berada dalam kondisi sebagai berikut : Saat kau perlu menuliskan sebaris nomor telepon, tiba-tiba ada seseorang yang mengulurkan pulpen dan kertas. Senang, bukan? 
Saya yang sering traveling tentu akan bergembira ketika sedang mengemas barang bawaan, tiba-tiba ada yang menawarkan tali pengikat agar Saya bisa mengikat barang dengan lebih rapi. 
Saya pun akan berterima kasih jika ada teman yang berbagi permen sementara menunggu pesanan makanan datang. Lumayan untuk pengganjal lapar.

Pulpen, kertas, tali dan permen yang diulurkan tersebut memiliki makna silaturahmi.
Kasih sayang.
Kepedulian.

Lalu, apa yang akan didapat sebagai imbalan bagi orang yang tidak pelit? Kalau dari cerita-cerita yang pernah Saya dengar, orang-orang dermawan akan mendapat banyak saudara dan rejeki yang tidak disangka datangnya.

Jadi, jika ingin banyak saudara dan hidup yang berkah, jangan jadi orang pelit, ya.

0 komentar:

Post a Comment

 
;