Thursday, February 5, 2015

Menjelajah Pulau Sebuku dan Pulau Umang-Umang di Lampung

Saya bergabung dengan beberapa grup di Facebook. Salah satunya adalah grup Backpacker Indonesia. 
Salah satu anggota grup tersebut merencanakan untuk mengadakan trip ke Gunung Anak Krakatau pada tanggal 30 Januari – 1 Februari 2015. Karena perkiraan biaya yang terjangkau (sekitar 500 ribu rupiah) maka Kami -Saya dan Suami- memutuskan untuk ikut. Kami janjian bertemu di Pelabuhan Merak.

Maka pada Jum'at 30 Januari 2015 pukul 20.00, Kami berangkat dari Pool Arimbi di Kebon Nanas- Tangerang. Kami yang kurang tidur sejak beberapa malam sebelumnya, begitu mendapat tempat duduk dengan posisi pe-we, segera tertidur. Terbangun sebentar ketika bis berhenti di Terminal Serang. Terbangun lagi karena kaget mendengar teriakan kondektur bis,
"Merak..Merak..Siap-siap. Awas barang ketingggalan" Katanya.
Jam tangan menunjukkan pukul 23.05.

Saya lalu mengirim pesan singkat ke Group Leader "Kami sudah di Merak. Kumpul di mana?"
"Di dekat loket masuk" Jawabnya. 
Oke lah kalau begitu.
Bergegas Kami menuju ke area loket masuk. Ternyata di situ telah menunggu anggota rombongan sebanyak 10 orang. Sedangkan total peserta 20 orang termasuk Kami. Jadi masih harus menunggu 8 orang lainnya
"Mereka dari Bandung dan Pelabuhan Ratu. Jadi mungkin tiba di sini 1 jam lagi." Kata Leader

Kami berangkat dari Pelabuhan Merak dengan kapal feri sekitar pukul satu pagi dan tiba di Pelabuhan Bakauheuni pukul empat. Kami beristirahat sejenak di pelataran ruang tunggu Pelabuhan Bakauheni untuk menunggu subuh tiba.

Ngampar di Terminal.
Kaleng kencreng Saya koq ngilang?

Setelah shalat subuh, kami bergerak menuju ke Dermaga Canti dengan menyewa angkot. Dermaga Canti adalah sebuah Dermaga kecil yang terletak di Kalianda - Lampung Selatan. Disini rombongan kami menyewa sebuah kapal kayu untuk menuju Pulau Sebesi.

Dermaga Canti

Sebelum berlayar Kami memutuskan untuk sarapan dulu di warung di tepi dermaga. Menu Saya pagi itu adalah setengah piring nasi, telor dadar dan sayur oseng plus segelas susu jahe hangat. Lumayan sebagai pengganjal perut yang memang belum diisi sejak semalam. 
Hiks.. 
Semoga tidak masuk angin dan hoek-hoek kena gelombang laut nanti.

Beruntung, sesaat sebelum kapal bertolak, hujan berhenti turun. Dan angin pun berhembus sepoi-sepoi saja sehingga tidak menimbulakn gelombang laut yang tinggi. Didukung matahari yang bersinar tidak terlalu terik, maka duduk di atap kapal lebih menjadi pilihan ditimbang duduk dibagian dalam kapal yang berisik karena suara mesin. 

Kapal yang kami sewa.
foto by Langlang Bhuawa
Perjalanan Dermaga Canti- Pulau Sebesi memakan waktu kurang lebih dua jam. Saat melalui gugusan pulau- pulau sekitar Gunung Krakatau - Gunung Anak Krakatau dan Gunung Sebesi pemandangan yang kami dapatkan begitu indah. 

Gugusan pulau dan Gunung-gunung tersebut dalam kabut pagi yang mendung hari itu terlihat seperti pemandangan pada film Lord of The Ring. 
Menimbulkan rasa magis. 
Membuat jiwaku ingin merunduk sedalam-dalamnya, namun sekaligus takjub.

Selamat Datang di Pulau Sebesi

Setiba di Pulau Sebesi, kami di briefing oleh Leader sekaligus dibagikan peralatan sepatu katak, pelampung dan snorkel. Setelah itu kami berganti pakaian renang di guest house.
Tanpa mandi pagi, hihi.

Suasana perkampungan Pulau Sebesi.


(Keterangan Foto: Suasana perkampungan Pulau Sebesi. Rumah hijau di sebelah kiri adalah guest house yang Kami sewa)

Selesai berganti pakaian, Kami kembali ke kapal untuk menuju spot snorkeling di Pulau Sebuku. Dan pada sorenya kami menuju Pulau Umang-umang untuk memotret sunset


Walau ke Laut , Tongsis teteup kudu dibawa




Sayangnya sebelum matahari terbenam, hujan lebat mulai turun lagi disertai petir, makakami memutuskan untuk segera kembali ke kapal untuk pulang ke guest house.

Dan petualangan akan dilanjutkan esok pagi. : Mendaki Anak Krakatau

Kisah lain yang kubawa sebagai oleh-oleh dari perjalanan ini :

Catatan: Penyelenggara perjalanan adalah Langlang Bhuwana.  Leader : Om Hendra, Co Leader : Om Akbar.

Artikel Wisata Lain:


4 komentar:

Tira Soekardi said...

indah banget panoramanya

ulu said...

yeay seruuu! ngomong2 naik perahu saya belum pernah. bikin mual bgt gak sih, mba?

Inda Chakim said...

Ya ampuuunnn....pemandangannyaaa..Gk kalah keren deh dr tmpat wisata luar negeri. Btw rincian dananya mak, sekalian buat persiapan dompet, biasa emak2 gitcu..hehe.. tfs yak :)

Rinny Ermiyanti Yasin said...

Perincian biaya :
Dari Tangerang ke Merak 22.000/orang
Kapal Feri : 15.000 (kelas Ekonomi), kalau mau duduk di kelas 1 yg ber AC nambah 10.000, kalau kelas 2 nambah 8000
Angkot ke Pantai Canti 30.000/orang, kalau carter 300.000.
Sewa perahu kapasitas 20-30 orang sekitar 1.5 juta - 2 juta/ hari. (saya ngga tahu tarif kapal "umum" nya.dan hari keberangkatan. Lupa nanya, euy)
Sewa guest house 200.000/malam/ rumah. bisa diisi 10-15 orang
Makan 15.000/orang

Post a Comment

 
;