Trip Ke Belitung (Tamat)

by - Sunday, June 07, 2015

Selasa 2 Juni 2015

Hari ini adalah hari terakhir Trip di Belitung ini. Pesawat Sriwijaya Air yang akan kami tumpangi akan mengudara pada pukul 12.05. Maka kami memanfaatkan waktu yang terbatas ini untuk mengunjungi beberapa obyek wisata yang dekat dan berada di dalam kota Belitung. Hari ini saya menyewa mobil lengkap dengan supirnya agar bisa sekalian mengantar kami nanti ke Bandara.
Destinasi wisata yang pertama kami kunjungi pagi itu adalah Pantai Tanjung Tinggi. Kami tiba di tempat ini sekitar pukul 07.30 sehingga pantai masih sepi dari pengunjung.
Pantai yang berjarak sekitar 30 km dari pusat kota Belitung ini memiliki pemandangan alam yang luar biasa. Pantai yang bersih, berpasir putih dengan air laut yang jernih membuat Jasmine dan Safira berkali-kali merengek ingin bermain pasir dan berenang. Tapi tentu saja Mama galak  ini melarang. Wong  sebentar lagi mau pulang. Malas saja jika harus memandikan ulang dan menggantikan pakaian mereka. (Huh! Mama pemalas! Plak!). Pantai ini juga dijadikan salah satu lokasi scene syuting film Laskar Pelangi.
Bukti kami pernah berada di lokasi ini. Hehehe
Mengintip aktifitas anak-anak diantara sela batu
Air dan Batu, bersisian walau berbeda.
Pantai yang diapit oleh dua semenanjung ini, menjadikan air laut di pantai ini begitu tenang sehingga seringkali pengunjung berkano dan berenang di sini. Keunikan lain dari pantai Tanjung Tinggi adalah pantai yang dihiasi oleh puluhan batu-batu granit dengan berbagai ukuran. Dari yang kecil hingga raksasa .Letak batu-batu granit ini pun seperti disusun sehingga kita bisa melompat-lompat diantara batu.

Laut yang tenang menjadikannya spot yang oke berkano
Batu-batu di sisi selatan pantai (kalau ngga salah arah mata angin), adalah sekumpulan batu-batu granit raksasa yang berdiri bergerombol dan beberapa saling menumpuk sehingga seolah membentuk dinding batu kokoh dengan labirin dan goa-goa mini.

Anak-anak, dimanapun menjadi area bermain mereka
Bermain diantara batu raksasa
Mengorek-ngorek pasir, berharap menemukan harta karun..hehe
Anak-anak tak mengenal takut, bahkan hingga ke "goa" dan dihimpit batu raksasa


Puas mengeksplorasi pantai ini, kami melanjutkan perjalanan ke spot wisata berikutnya, yaitu Rumah Adat Belitung. Rumah adat yang kami kunjungi adalah replika. Rumah adat yang berada di sebelah gedung rumah dinas Bupati Belitung ini, terbuat dari kayu dengan interior bergaya lama.
Rumah ini disekat menjadi 3 ruang. Ruang paling belakang adalah (seolah) ruang dapur dan ruang keluarga Di ruang ini kita akan menemui berbagai peralatan masak dan makan dari tembikar dan anyaman, ayunan bayi dari kain, serta lemari-lemari jati yang  penuh dengan barang-barang jadul, seperti alat musik tradisional, radio transistor dan lain-lain.


Di rumah adat Belitung

Ngga kayak gitar Papa ya, Ma?
Ruang kedua adalah ruang tidur. Di ruang ini terdapat pelaminan dan tempat tidur bagi pengantin adat Belitung. Lengkap dengan sepasang patung pengantin berbaju adat dan belasan tanda seserahan.

Ruang terdepan adalah ruang tamu. Dan terdapat pula teras terbuka yang luas. Di teras ini rasanya nyaman banget buat duduk-duduk ngobrol dan bersilaturahim dengan kerabat .

Duh,jadi kepingin punya rumah model begini. (Hehe, banyak maunya. Tapi tolong di ‘Aamiiin –kan ya)

Spot destinasi wisata terakhir kami adalah Danau-Biru-Kaolin. Mengunjungi danau ini menyebabkan dilema bagi saya. Pulau ini mengandung Kaolin dalam jumlah besar, sayangnya eksplorasi Kaolin (Clay) terbukti menyebabkan kerusakan lingkungan. Saya akan menambahkan foto-foto lain yang menunjukkan sedihnya bopek-bopeng permukaan bumi karena penambangan ini. 
Namun di sisi lain, danau ini merupakan spot yang cantik untuk fotografi. Baik di saat siang hari terik seperti pada saat saya berada di sana maupun saat senja hari menjelang sunset.

Danau Kaolin Belitung

Danau yang jernih memang oke buat spot foto
Tanpa terasa jam sudah menunjukkan pukul 10.30, saatnya saya segera ke Bandara, agar tidak telat check in.


Sekian ceritanya. 
Yah, gitu aja koq.



Trip Ke Belitung 3
Trip Ke Belitung 4
Trip Ke Belitung 5





You May Also Like

0 komentar