Pak Fuad Bawazier, Money Changer di mana?

by - Saturday, July 09, 2016

Walau banyak beraktifitas di Jakarta dan tinggal di kota yang menempel pada Jakarta, kami (kayaknya kita, deh) termasuk jarang berinteraksi dengan pejabat negara. Sekali-kalinya saya berinteraksi dengan salah seorang diantara mereka, pas kami kebetulan umrah.
Ketemu pejabat di luar negeri, bukan kami manfaatkan buat menggosipkan politik di Tanah Air. Tapi cuma buat bertanya dimana letak lokasi Money Changer terdekat.

Ini cerita kami saat umrah Akhir Ramadhan Tahun 2015.
----

Biasanya saat mengunjungi sebuah negara asing salah satu persiapan yang mutlak diadakan adalah memiliki uang dengan mata uang setempat. (Yaiyalahhh emangnya di sana bisa bayar pake daun?)
Tetapi karena kesibukan di hari-hari menjelang berangkat umrah, kami tidak mempersiapkan menukar uang rupiah ke Real. Kami pikir cukup bawa USD dan akan ditukar di bandara Soeta saja.

Dan karena (lagi) kesibukan mengurus bagasi ditambah sempat ngelirik kurs di (satu-satunya) money changer di terminal 3 yang ratenya bikin melotot, berubah lagi niat kami. Tukar uang nanti di Jeddah aja. Sayangnya di Jeddah pun tidak sempat menukar uang karena menunggu antri imigrasi saja menghabiskan waktu 'setahun' baru dapat giliran.

Dari Jeddah kami langsung ke Mekkah. Begitu sampai Mekkah kami  langsung menjalankan prosesi umrah dan kemudian balik ke hotel.
Tepar.
Perjalanan transit 8 jam di KL (maklum, karena tiket promo), ngga bisa tidur di pesawat, prosesi umrah di siang hari, bikin energi terkuras....ras...ras. Sehingga tidak sempat lagi ke money changer untuk menukarkan uang ke Real . Bersyukur untuk makanan, ada aja yang memberi. (Ih, gretongan sih bangga)

Pada hari kedua, ba'da dzuhur kami berangkat ke Masjidil Haram. Tapi sebelumnya ke Grand Zamzam dulu, niatnya ke money changer.
Seperti biasa jika sudah tawaf di mall, biarpun sedang ngga punya duit, tapi teteup ya mata belanja. Setelah keliling di beberapa lantai, tengok ke kanan lihat ke kiri sampai pegel baru inget tujuan awal: Ke Money Changer!

Langsung kami ke basement mall.
Kami sudah tahu dan sudah pernah ke sana sebelumnya- tapi karena kondisi badan ngga fit, kami jadi disorientasi. Sudah tanya ke beberapa askar yang lagi duduk-duduk di pojok-pojok mall, mereka cuma geleng-geleng. Mungkin ngga paham dengan "bahasa planet".
Lagi bingung cari arah, saya melihat Pak Fuad Bawazier, yang mantan Menteri Keuangan itu, dan 2 orang asistennya lewat. Saya pikir pasti salah satu asistennya adalah pemandu dan pasti tahu lokasi money changer terdekat.
Saya pun mendekati rombongan  itu dan memanggil, " Pak.. Pak Fuad"
Pak Fuad menoleh "Kenapa Dik?"
"Pak money changer di mana ya? Saya udah muter-muter, ngga ketemu nih"
Pak Fuad pun menoleh ke anak buahnya yang langsung sigap memberi petunjuk arah dengan jelas.
"Makasih ya Pak" kami pun pamit.
"Iya hati-hati, Dik"
Dan kemudian lokasi money changer kami temukan tepat seperti petunjuk asisten beliau.

You May Also Like

1 komentar