Thursday, December 1, 2016 2 komentar

DECEPTION

Tulisan ini saya dapatkan dari sebuah WAG, dibagikan secara viral sehingga saya tidak tahu penulis aslinya.  Saya tuliskan di sini karena memberikan pencerahan buat saya:
--
Murin hendak melintasi pos perbatasan antara dua negara yang dijaga ketat supaya tidak terjadi penyelundupan barang. Dia bersepeda dan membawa 2 tas besar di pundaknya.
Tentara perbatasan segera memerintahkan dia berhenti,
"Pinggirkan sepedamu itu. Apa isi kedua tas itu?"
"Pasir," jawab Murin.
Tentara itu tdk percaya begitu saja. Mereka membongkar kedua tas itu dan benar mereka menemukan pasir didalamnya. Akhirnya mereka melepaskan Murin dan membiarkan dia melintasi perbatasan menuju wilayah negara tetangga.
Keesokan harinya, kejadian yg sama berulang kembali. Tentara itu menghentikan sepeda Murin dan bertanya,
"Apa yang kamu bawa?"
Murin menjawab, "Pasir."
Tentara2 itu memeriksa dgn teliti kedua tas itu dan tetap menemukan benda yg sama, pasir.
Kejadian yg sama berulang kali terjadi hingga 3 th lamanya. Akhirnya, Murin tdk muncul lagi.
Suatu ketika tentara itu menjumpainya sdg bersantai ria di luar kota.
"Hei, kamu yg suka bawa pasir," tegur tentara itu. "Saya menduga kamu selama ini membohongi kami saat melintas perbatasan. Tapi saya selalu menemukan pasir didalam tasmu. Selama 3 th, saya sepertinya menjadi gila, tdk bisa makan / tidur memikirkan barang selundupan kamu itu. Baiklah, ini di antara kita berdua saja! Saya mau tanya, apa sih yg kamu selundupkan tiap hari selama 3 tahun?"
Murin menjawab dengan kalem :
"Sepeda!"
Terkadang apa yg ada di pelupuk mata kita tdk dapat terlihat dengan jelas Terutama bila fokus kita tertuju pada sesuatu yg menarik perhatian kita.
Oleh karenanya perhatikanlah atau berikan fokus kita pada hal2 yg mungkin tidak menarik...atau jika sdg mengarahkan fokus kita pada bakat2 kita, lihatlah hal2 yg mungkin bukan menjadi keahlian utama kita. Barangkali kalau kita tekuni hal2 yang sekunder tersebut jangan-jangan itu malahan bisa menjadi kekuatan dahsyat bagi hidup kita.

"You can always find a distraction if you're looking for one." Tom Kite



1 komentar

Sebelum Butuh Pertolongan, Menolonglah Lebih Dulu

Camkan baik-baik ya Teman-teman, di saat masa kejayaanmu, di saat masa kemudahanmu, jalinlah silaturahmi dan saling tolong menolong.
Silaturahmi bukan cuma kepada rekan bisnis atau orang-orang yang akan memberikan keuntungan padamu. Tapi juga kepada orang-orang yang tampak lemah, saudara yang sedang sakit, anak yatim, janda-janda miskin (jangan cuma janda kembang muda nan molek, biasanya mereka masih ada tenaga buat mencari nafkah. Melainkan janda-janda tua yang miskin).
Tolong menolonglah bukan hanya pada orang yang akan balik memberikan keuntungan dari pertolongan tersebut. Tapi menolonglah siapapun yang bisa kita tolong.
Sunatullah hidup ini seperti roller coaster. DidesainNYA seperti itu agar kita mau berpikir dan berikhtiar.
Dengan silaturahmi yang terjalin luas, dengan banyaknya kebaikan yang kita tebar, InsyaAllah pada saat kita sedang terjun ke bawah, akan ada tangan- tangan yang akan siap menangkap jatuhnya kita dan membantu untuk berdiri.
Pahamkan, Cinta?
 
;